Selasa, 26 Januari 2010

Facebook and Avatar dilarang di China!



Akhi-akhir ini gw baca beberapa artikel yg bernada sama seputar kebijakan-kebijakan pemerintahan China yg menurut gw pribadi agak aneh (mungkin klo kata Tukul katro lan norakkk....heee), gimana nggak, masa Facebook diblokir alias dilarang untuk diakses rakyat (remaja/muda/mudi) China sejak Juli 2009??? gak asikk ahhh..bukan cuma itu, tp banyak kebijakan aneh yg lainnya...

Ininih beberapa diantaranya:
1. memblokir situs You Tube!
2. memblokir situs Twitter
3. memblokir situs Flickr
4. memblokir situs Facebook
5. memblokir situs Google (buseeet, mbah google jg diblokir brooo)
6. semua musik yang diposting secara online atau dijual harus mendapatkan persetujuan dari Menteri Kebudayaan sebelum ditaruh di retailer
7. terdapat banyak pembatasan untuk pengakses content Internet di China, dan kali ini China berusaha untuk membatasi tipe music apa saja yang dapat didengarkan oleh masyarakat China
8. sampe film AVATAR dilarang tayang. Pemerintah China memutuskan menarik film yang disutradarai James Cameron ini dari bioskop...(padahal keuntungan film Avatar ngalahin Titanic, tp tetep aja dilarang! maunya apa sihhh???)



Pertanyaannya knapa pemerintah China mengeluarkan kebijakan tersebut? Publik meyakini bahwa YouTube di sejumlah negara digunakan warganya untuk menyiarkan informasi tandingan dari informasi resmi (mainstream information) yang ada, bahkan dari media massa sekalipun.

Pada sejumlah kasus, seperti unjuk rasa di Thailand, Filipina dan unjuk rasa penolakan hasil pemilu di Iran, informasi melalui gambar (video) melonjak tajam, begitu juga dengan pengaksesnya.

Tidak hanya itu, Partai Komunis yang berkuasa cemas jika internet menjadi sarana berbahaya yang mengancam citra dan ide-ide. Gerakan yang sama juga mengincar sejumlah situs yang sensitif secara politis.

Tentang pelarangan penayangan film 'Avatar' versi 2D dari bioskop-bioskop China karena khawatir film lokal kalah bersaing. Hal tersebut dilakukan demi memuluskan penayangan film lokal berjudul 'Confucius' yang dibintangi Chow Yun-Fat.

Meskipun bgitu, buat gw pribadi, pelarangan2 itu tetep gak asik dan justru membuat masyarakat China jauh dan asing dengan kemajuan dunia...
Semoga pemerintah Indonesia gak kaya gitu, gw gak bs ngebayanginnya....

sumber gambar dari sini, and sini.

1 komentar:

Yudis mengatakan...

Sigit, there u R?!
that's totally True,whatta distressing policy..!!

Pertukaran mahasiswa hukum lintas Asia memaparkan bbrp fakta,jd gua dpt fakta scara empiris.

Betul!! Ga satupun Delegasi dr Cina punya Account FaceBook Dan gabisa akses youtube.

kekhawatiran mereka mgnai YouTube yg brpotensi digunakan warganya untuk menyiarkan informasi tandingan dari informasi resmi terdengar agak naif,sedang Mengenai kekhawatiran Partai Mayoritas komunis mreka cukup rasional,tapi sejujurnya hampir semua pemuda di Cina berlomba utk bernaung di Partai Marxisme itu.Tiga dr tmn gwa sdg proses untuk masuk di Partai itu,dan rata2 mereka baru mencapai tahap kedua dari tiga tahapan utk masuk komunis (mungkin krn mereka msh mahasiswa). peminatnya luar biasa,Jd sbnrnya mereka g perlu cemas akan adanya bibit2 revolusioner.

Mengenai citra dan ide2 mereka terlalu haus akan hal itu,dan mereka sepenuhya sadar kL kebijakan nagara adl alasannya. kekhawatiran pemerintah mungkin benar adanya,tp nyatanya andai masyarakat mereka menerima ide2 baru,bahkan mereka ga akan bs mengutarakannya terlebih mengimplementasikannya ,karena akan dianggap merusak proyek pemerataan yg jd target utama para komunis.

Soal Facebook,itu sangat MEMUAKKAN!!,karena mempersulit gua utk berbagi foto dgn mereka.. ¬¬
but it's okay,cz actually they have an illegal software which enable the chinese to use facebook! (so that's why, we still keep in touch)
in other words, they break the Gov.system on behalf of our friendship.. that's sweet,isn't it?
haha :D

satu lagi informasi,beberapa buku jg g dpt izin diPublish di sana.Serta satu fakta yg menyentak,dan mengejutkan..

mereka g mengizinkan YouTube N FaceBook disana,tp justru mereka buat Web yang SAMA PERSIS dg keduanya,cuma diganti sm mereka dengan bahasa cina!! itu sebabnya gwa bilang agak naif kl krn alasan bahwa Youtube jd tandingan sumber informasi resmi di cina. krn ada Indikasi ini lbh ke arah pemilahan informasi yg dikehendaki Cina 'serta' Soal Peningkatan Perekonomian mereka yg lg gencar2nya. sampe2 mereka buat Web tiruan itu..

jd Komunis di cina ibarat PNS di sini,peminatnya merabak krn ada jaminan seumur hdp,tp bedanya PNS di Indonesia rata2 udah angkat dagu dan menutup diri hny krn jd PNS,sedang mereka semakin kritis dan membuka diri setelah jd komunis,meskipun itu g berguna bwt mereka,paling gak itu lebih bernilai.. ya gak?! haha :D